Apa yang membuat orang terlena agak lama diperaduan, apa yang membuat orang bahagia dalam keadaan, apa yang menjadikan asyik seseorang dalam percintaan. Jawabanya adalah logika mungkin. Sekira-kira begitulah, ketika saya mulai mengisi waktu untuk melakuan sesuatu yang dapat membawaku dalam suasana. dari setiap tempat yang sempat menjadi perlintasan langkah kakiku menapaki pikiranku juga menyertai dan selalu terbawa dalam tiap ruang yang terdapat dalam otak dan hati yang sempit dalam memaknai, tiap peraduan dan persimpangan tiada yang dapat membuatku berfikir dalam membangun sebuah nalar, dan kesesatan yang nyata adalah jawabannya. Tertuang dalam hinggapan kata yang tersusun tak teralurkan tak punya arus yang jelas seperti dalam kalimat ini. yah memang inilah sudut yang menjadi arahku berbuat dan melakukan sesuatu untuk dapat bisa menciptakan, yang katanya cipta adalah hasil karya dan dari sini karya itu tercipta untuk dikenang dan diabadikan oleh para pembacanya.
Dua alinea sekiranya cukup baut memusingkan kepala yang sedang terkena flu atau pileg, meski sudah rasanya tak tahan lagi tapi kalau tidak dicoba tidak bakalan tahu tentunya. seiring kebodohan yang terus mengantarkan susana dalam meneruskan usia yang semakin tua dan merapuhnya segala organ terutama ingatan alangah baiknnya ini semua menjadi pelajaran yang dapat memungkinkan kita melakukan yang berugna untuk masa setelah kita dimaka tanah, agar kita tidak pernah mati samapi manusia benar-benar habis dimuka bumi bahkan mungkin makhluk setelah manusia yang akan menggantikannya nanti masih diajak bercanda tawa dari hasil yang kita ciptaan. selanjutnya selamat dan salam untuk yang merasa dirinya PINTAR.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar